Showing posts with label Prestasi. Show all posts
Showing posts with label Prestasi. Show all posts

Tuesday, December 13, 2011

Wawancara Dengan Animator Utama Filem Hollywood "Tintin" Asli Indonesia

Rini Sugianto, yang bernama lengkap Rini Triyani Sugianto, lulusan Academy of Art University, San Fransisco, AS dan juga pernah berkesempatan belajar di Pixar Class ini memulai karier animasi sebagai animator di Stormfront Studios (2005-2006), Offset (2006-2007), Blur Studio (2007-2010). Di Blur Studio dia menjadi animator sekaligus animator supervisor yang melibatkannya dalam beberapa cinematic video games terkenal seperti Dante's Inferno, Warhammer, dan Halo. Di Agustus 2010 Rini bergabung dengan Weta Digital, New Zealand. Weta Digital dikenal sebagai studio yang menangani film Lord Of The Ring trilogy dan yang terbaru adalah Avatar. Studio Weta Digital saat ini diketahui sedang mengerjakan feature film yang sangat dinanti kehadirannya, yaitu The Adventures of Tintin : Secret of The Unicorn yang ditargetkan akan tayang di akhir tahun 2011. Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan pastinya.
Langsung saja simak interview kami dengan Rini Sugianto dibawah ini. Semoga menjadi sebuah sumber inspirasi bagi teman-teman semua.

ICG : Bisa review sedikit tentang diri kamu? Misal sekarang kerja dimana dan sebagai apa?
Rini Sugianto : okie.. sekarang kerja di New Zealand.. di Weta Digital sebagai character animator

ICG : Kamu sekarang bekerja di Weta, yg notabene sih merupakan salah satu company yang cukup dikenal. Bisa ceritakan sedikit mengenai pengalaman kamu bekerja di disana?
Rini Sugianto : Well di Weta baru 6 bulan sih. Jadi masih masa penyesuaian. Tapi so far so good. Weta company paling gede yang saya pernah kerja. Kira kira ada 800 orang di Weta. Jadi cukup interesting ya, bekerja di company segede itu. Pipelinenya definitely lebih complicated tapi projectnya fun . Big movie sih ya .
ICG : Kedengarannya menarik sekali ya
Rini Sugianto : Iya beda banget sih ya di banding pas masi kerja di Blur. Kerja di movie prosesnya lebih lambat dibanding cinematic, lebih banyak yang nge-review.. :D

ICG : Selain soal prosesnya yg lebih lambat itu, apa lagi perbedaan antara pembuatan cinematic dan movie?
Rini Sugianto : Schedule di pembuatan cinematic Itu umumnya lebih pendek dari pembuatan movie. Dan biasanya company semacam Blur bertanggung jawab untuk pembuatannya dari seal sampai akhir ( story - final ). Untuk movie tergantung dari movienya. Kadang satu film dikerjakan rame-rame beberapa company. Tapi difilm yg saya lg kerjakan ini (Tintin) semuanya retail yg bikin.

ICG : Di Weta sendiri ada artis Indonesianya lagi selain kamu?
Rini Sugianto : Ada, kalau tidak salah ada 3 orang total sekarang
ICG : Dibagian animasi juga, maksudnya animator?
Rini Sugianto : Ga euy .. di department lain, belum ketemu malah soalnya buildingnya beda

ICG : Di cinematic atau movie biasanya khan ada yang menggunakan teknologi mocap, kmu pernah menganimasi menggunakan mocap jg ?
Rini Sugianto : Pernah. Di Blur kebanyakan projectnya pake mocap, Weta juga.

ICG : Sejauh mana mocap membantu animator menurut kamu?
Rini Sugianto : hmm tergantung projectnya . Tapi kalau projectnya mocap heavy, mocapnya akan membantu sekali. Yang benarnya mocap good as a base . Tapi sehabis itu tetap saja sih mesti di edit and di animate sama animator

ICG : Pernah dengar tentang kinect? Kontroler xbox yg bisa dipakai untuk mocap sederhana juga
Rini Sugianto : Pernah tapi tidak pernah mencoba
ICG : Bagaimana tanggapan kamu dengan adanya kinect, yang bisa menjadi tool buat mocap dengan harga yang lebih murah pastinya. Apakah membantu bagi animator, atau malah merugikan? Kemarin sempat jadi diskusi hangat di indocg terlebih ketika ada demo di youtube menggerakkan karakter 3d dgn kinect
Rini Sugianto : hmmm sepertinya functionnya beda ya .Tapi saya tidak terlalu tahu soal kinect sih Jadi tidak bisa berkomentar banyak ya soal itu.

ICG : Selama bekerja sebagai animator profesional, apa saja hal yang paling kamu sukai dan yang tidak disukai dari pekerjaan kamu?
Rini Sugianto : hmm senangnya karena dibayar untuk kerja sesuatu yang memang saya suka :D. Senang sih. Kerja di bidang movie atau games. Fun ya terus tidak formal.Tidak mesti pakai seragam dan biasanya orang-orang di art lebih santai. Tidak sukanya ... schedulenya. Wuih.. long hours smile Kadang bisa ga pulang kalo lagi ada deadline.

ICG : Kalau tidak pulang seperti itu apakah ada fasilitas di kantor untuk menginap?
Rini Sugianto : Biasanya tidak. Tapi kan kalau lembur biasanya sambil kerja. Jadinya tidak butuh fasilitas untuk tidur.. Tapi persediaan kopi biasanya mencukupi koq.

ICG : Baru-baru ini di Indocg ada trit hangat juga soal minimnya jumlah animator/artist 3d yang wanita. Bagaimana menurut kamu mengenai hal tersebut?
Rini Sugianto : Ah.. iya sayang ya tapi in general jarang ya animator (baca: di Indonesia). Seperti di US atau disini jarang bertemu animator Indonesia. Kalau modeling atau fx (baca: visual fx) ato texture (baca: texture artist) malah banyak. Tidak tahu juga kenapa. Mungkin animation lebih tidak popular mungkin ya?

ICG : Sekarang bicara soal edukasi, menurut kamu sepenting apa edukasi formal (sekolah/course) animasi untuk seseorang yang ingin berprofesi sebagai animator?
Rini Sugianto : Di animasi, degree dari sekolah tidak penting untuk mendapatkan pekerjaan.

ICG : Mengapa?
Rini Sugianto : Banyak animator yang jago-jago tapi self taught. Semuanya tergantung orangnya. Seberapa niat mereka mau belajar. Untungnya untuk dapat pekerjaan di animation, mereka (baca: animation company/industri) tidak melihat kalau kita ada degree atau tidak. Tapi demo reelnya mesti bagus. Tapi school itu membantu buat mengarahkan and memberi jalan, apa yang mesti di pelajarin dan good place buat bertemu orang-orang yang punya goal yang sama.

ICG: Iya, menarik yang kamu bilang banyak yang self taught dan malah jago animasinya
Rini Sugianto : well tapi banyak juga yang lulusan sekolah dan jago hehe. Benar-benar tergantung orangnya

ICG : hehe iya

ICG : Tadi bicara soal reel, kira-kira apa yang harus diperhatikan ketika membuat sebuah reel untuk bisa menarik perhatian dari company profesional?
Rini Sugianto : Pelajari tipe kerjaan yang company itu kerjakan kalau misalnya mau bekerja di game company masukkan action type animation di reel-nya yang kira kira game company mo liat. Kalau misalnya untuk cartoony film company (model pixar-disney) perbanyak acting animation di reel. Commercial biasanya nyari model generalis. Tapi basicnya bikin reel sebagus mungkin hehehe

ICG : Apakah itu berarti misalnya yang mau ke game maka body mechanicnya yang harus dipelajari dibanding acting misalnya.
Rini Sugianto : Iya, tapi tetap mesti belajar acting juga ya. Cuma biasanya game company mau liat body mechanic atau action type animation.

ICG : Bisa ceritakan sedikit mengenail workflow seorang animator di industri company? Di Weta misalnya
Rini Sugianto : hmm Sepertinya saya tidak bisa bicara banyak soal Weta workflow. Confidential soalnya. :(

ICG : Iya, kalau begitu bagaimana personal workflow kamu dalam mengerjakan animasi?
Rini Sugianto : Nah itu bisa hehe. Ini setelah model dan lain-lain jadi kan ya?

ICG: Iya
Rini Sugianto : Setelah character jadi ama rig nya jadi, dan storynya sudah ada. Animator biasanya bikin thumbnail untuk key posesnya. Bikin thumbnail membantu untuk blocking-nya. Planning dulu sebelum mulai menganimasi. Buat saya , biasanya lebih mudah untuk menganimasi kalau sudah tau hasil yang mau di capai sebelum mulai bekerja di computer. Setelah thumbnail-nya jadi, baru blocking - first pass animation. Umumnya teknik yang saya pakai itu pose to pose. Jadi animate key poses-nya dulu dan mencoba mendapatkan timing yang tepat. Kalau sudah dapat timingnya baru menambahkan in betweeen pose -nya. Setelah itu baru mulai second pass animation

ICG : second passnya apa saja?
Rini Sugianto : Biasanya di second pass animation saya mencoba memasukan 12 principles of animation. Jadi di-check Arc-nya, spacing-nya, timing-nya, posenya. Bikin semuanya smooth.

ICG : O begitu?
Rini Sugianto : Iya terus sehabis itu third pass. polish polish polish

ICG : Rata-rata berapa lama waktu yg kamu butuhkan untuk menyelesaikan sebuah animasi?
Rini Sugianto : Di company?

ICG : Di company boleh, personal juga boleh. Karena kalau di company kan deadline ya sifatnya
Rini Sugianto : Iya, company juga tergantung projectnya. Susah dibilang ya. Tergantung berapa panjang animationnya. Untuk 200-300 frame animation kalau personal mungkin sekitar seminggu - 2 minggu setengah kalau full time ya. Waktu pas di Blur, tergantung clientnya butuhnya kapan, seringnya kurang dari 2 minggu.

ICG : Kalau movie lebih panjang ya berarti?
Rini Sugianto : Movie iya. Tapi panjangnya juga sebagian gara-gara menunggu direview oleh director.

ICG : Dari pengalaman kerja kamu, pasti sudah mengerjakan banyak animasi ya. Dari semua yang kamu buat itu mana yang kamu paling suka dan mengapa?
Rini Sugianto : Waaah susah itu jawabnya.

ICG : hehe.
Rini Sugianto : hmm Yang paling terkesan so far beberapa project di Blur sih. Seperti Warhammer soalnya itu pertama kali jadi lead. Atau Jabbawacky soalnya cartoony.. 13 shots in 3 weeks haha. Banyak lemburnya..tapi projectnya fun sekali.

ICG : hehe Sounds really fun ya.

ICG : Selanjutnya, menurut kamu apa hal yang paling penting untuk dipelajari bagi yang ingin menjadi animator profesional?
Rini Sugianto : Basic animation. Animation bukan cuma pelajari software-nya. Tapi dasar dasar principles animation-nya. Mempelajari teknik 2d animation itu juga sangat membantu. Selain itu, perhatikan detailnya.
Kadang gerakan gerakan yang subtle itu yang membuat animasinya lebih hidup. Kadang itu juga yang membedakan antara "okay animator" dengan "great animator", (yaitu) di detailnya. Strong pose juga penting di animation.

ICG : Apakah 3d animator perlu bisa menggambar juga?
Rini Sugianto : In general iya. Bisa menggambar itu membantu sekali. Bisa lebih jelas membayangkan pose nya, line of actionnya, shape-nya.


ICG : Kamu kan sering jadi juri di indocg animation challenge, bagaimana pendapat kamu mengenai animasi yang ikut di challenge tersebut?
Rini Sugianto : Makin lama makin bagus lho.

ICG : Berarti tujuan challengenya berhasil kalau begitu. hehe
Rini Sugianto : Kadang ada beberapa yang terlalu complicated malah jadi ga jelas. Saya selalu berpikir simple is better. Yang bikin beda itu di detailnya. Untuk challange itu biasanya kan cuma 100-200 frame. Biasanya di 100-200 itu paling butuh 3 key pose sisanya di detail and polish. Tapi iya, dichallenge-nya, ada beberapa contestant yang setelah beberapa challenge kelihatan improvementnya

ICG : Semoga makin baik lagi challengenya
Rini Sugianto : Semoga. Membantu koq itu.

ICG : Apa rencana atau impian kamu yang ingin kamu wujudkan di masa depan?
Rini Sugianto : mm sekarang sih semoga bisa tetep kerja di Weta untuk sementara ya. Untuk kedepannya masih belum tahu juga. Mungkin setelah beberapa tahun ingin juga sih mencoba feature animation seperti dreamworks atau pixar. Semoga yaaa..

ICG: amiin
Rini Sugianto: OH.. ingin juga bikin stop motion hehe

ICG : Siapa animator yang paling kamu kagumi dan mengapa?
Rini Sugianto : James baxter

ICG : Animasinya yang mana yang kamu paling suka?
Rini Sugianto : Eh banyak juga sih .. Glen Keane juga sih. James baxter banyak animate di 2d disney movie gitu. Yang baru sepertinya dia bikin intronya kung fu panda.

ICG : Iya, dia pernah diinterview juga di animation podcast kalau tidak salah. Semoga makin banyak animator Indonesia yang bagus-bagus.
Rini Sugianto :Iya great animator. Semoga Semoga.

ICG : Amin. Suatu saat kalau sudah banyak, mungkin kita bisa bikin podcast untuk animator/artis-artis kita.
Rini Sugianto : Amiin

ICG : Terima kasih banyak ya buat waktunya.
Rini Sugianto : Sama-sama.. Terima kasih juga buat interviewnya smile
ICG : Sama-sama.

Demikian interview singkat kami dengan Rini Sugianto. Terima kasih banyak bagi Rini Sugianto yang telah meluangkan waktunya yang tentunya merupakan hal yang langka ditengah-tengah kesibukannya sebagai animator. Semoga sukses terus dengan project yang sedang dikerjakan sekarang dan impiannya dimasa mendatang. Maju terus animasi Indonesia.



rini sugianto _ blur _ reel 2010 from rini sugianto on Vimeo.

Bagi yang ingin berkunjung website portofolio ataupun blog pribadinya silakan kunjungi di alamat berikut:
http://www.triyani.com/ (website portofolio Rini Sugianto).
http://www.vilenanimation.blogspot.com/ (personal blog Rini Sugianto).

* info dirangkum dari beberapa sumber, diantaranya website linkedIn Rini Sugianto, website Weta Digital (http://www.wetafx.co.nz/), interview Rini Sugianto di blog Kudhatama (http://kudha.multiply.com/journal/item/ … I_SUGIANTO).
** interview yang ditampilkan dihalaman ini telah mengalami pengeditan tanpa mengubah arti dan makna dari pernyataan dari nara sumber interview.

Sumber :http://indocg.com/forums/viewtopic.php?pid=53080


Animator Indonesia Tembus Hollywood Lewat 'Tintin'

Berawal dari kecintaan terhadap karakter fiksi seorang detektif berjambul bernama Tintin, seorang animator muda asal Indonesia bernama Rini Sugianto sukses menembus kancah perfilman Hollywood.

Rini yang saat ini bekerja sebagai animator di perusahaan WETA digital di Selandia Baru, baru-baru ini ikut menggarap film "The Adventures of Tintin." Sebelumnya, Rini yang adalah lulusan S2 dari Academy of Arts di San Francisco, California rela untuk meninggalkan pekerjaan dan kehidupannya di Amerika dan pindah ke Selandia Baru, setelah mendapat tawaran untuk menggarap film yang disutradarai oleh Stephen Spielberg ini. “WETA waktu itu lagi hiring untuk 'Tintin' sama 'Rise of the Apes.' Lalu setelah itu saya ditelepon. Katanya, 'Mau pindah ke Selandia Baru atau nggak? Saya grew up dengan Tintin, sewaktu masih kecil baca Tintin terus. Akhirnya saya nggak bisa nolak dan pindah ke sini tahun kemarin,” tutur Rini via telepon kepada VOA.

Film "The Adventures of Tintin" adalah film layar lebar Hollywood pertama di mana Rini ikut menjadi salah satu animatornya. Selain merupakan prestasi yang luar biasa, tentunya juga cukup membuat hati Rini senang. “Waktu itu senang ya, pas diwawancara (untuk pekerjaan ini), lucunya karena saya di LA punya anjing dan Tintin ada karakter anjingnya, Snowy. (Mereka) agak-agak tertarik juga mungkin karena saya punya anjing jadi mungkin lebih tahu gerakannya anjing karena tiap hari melihat gerakannya. Senangnya dapat kesempatan untuk kerja di film sebesar Tintin. Apalagi dengan sutradaranya semacam Stephen Spielberg. Baru pertama kali ini kerja dengan sutradara terkenal,” ujarnya.

Rini Sugianto, animator asal Indonesia untuk film The Adventures of Tintin

Walaupun begitu, Rini mengaku belum pernah bertemu langsung dengan Stephen Spielberg. “Seminggu sekali, ada director review lewat video conference. Jadi melihatnya hanya dari video aja,” tambah Rini.

Dalam film "The Adventures of Tintin," Rini bertindak sebagai animator dengan andil paling besar. “Kebetulan di film ini, saya mengerjain paling banyak adegannya, total ada 70 shot di film Tintin,” ujar Rini.

Menggarap film yang memiliki tokoh terkenal seperti Tintin memiliki tantangan tersendiri. “Yang paling besar, adalah karena komiknya itu udah terkenal. Jadi orang-orang sudah familiar sama karakternya. Kita nggak bisa sembarangan mengubah ceritanya atau mengubah terlalu jauh dari aslinya,” tambah Rini.

TRAILER The Adventures of Tintin (2011)


Penggarapan film "The Adventures of Tintin" ini juga memakan waktu yang tidak sebentar. “Animasinya sendiri, full production-nya mungkin sekitar setahun setengah. Tapi proyeknya sendiri sudah mulai sekitar empat tahun lalu. Tapi, untuk beberapa tahun pertama, mereka hanya mengerjakan ceritanya. Fokusnya adalah untuk mengerjakan storyboard sampai solid,” kata Rini.

Melihat nama orang Indonesia di film sebesar Tintin tentunya merupakan kebanggaan tersendiri, terutama bagi orang tua Rini yang sudah nonton film "The Adventures of Tintin" di Indonesia. “Begitu dengar bakal main di Indonesia, langsung saya suruh nonton. Orang tua kebetulan memang bukan orang yang sering nonton film. Mungkin pertama kali dalam jangka waktu sepuluh tahun dan Tintin film pertama yang mereka tonton. Mereka cukup bangga akan melihat nama (Rini) di big screen,” ujarnya.

Rini mengaku orang tuanyalah yang selalu mendukung segalanya dalam hal karir dan kehidupan. “Mereka mendukung sewaktu saya sekolah dan waktu saya ngambil keputusan untuk sekolah lagi di bidang animasi, dan orang tua saya waktu itu sama sekali nggak ngerti animasi itu apa. Tapi, mereka percaya kalau pilihan Rini akan membuat Rini bahagia. Mereka mendukung penuh mulai dari bayar sekolah sampai mencari pekerjaan,” tambah Rini.

Saat ini, Rini juga sedang menggarap animasi untuk film Hollywood lainnya. “Sekarang lagi ngerjain film "The Avengers," jadi kalau pada nonton film "Thor" dan "Captain America" dulu, ada klip-klipnya untuk "The Avengers." Ini gabungan semua superhero,” jelasnya.

Pesan Rini terutama kepada sesama animator adalah untuk tidak pernah putus asa dalam menggapai cita-cita. “Never give up. Kalau memang ada perusahaan yang animator-animator Indonesian mau tembus, pelajarin tipe animasi mereka dan buat animasi yang seperti tipe yang mereka kerjakan. Lama-lama akan terbuka peluangnya.”


http://www.voanews.com/indonesian/news/RiniSugiantoAnimatorFilmTintin-135251908.html

Sunday, December 4, 2011

Barbarosa Pahlawan Islam Yang Menjadi Korban Propaganda Jahat Barat

Anda yang gemar membaca komik Asterix dan anda yang pernah menonton film ‘Pirates of The Carribean’, tentu ingat karakter jahat ‘Barbarossa’ bukan? Sejak zaman pertengahan, aneka macam karya fiksi Eropa dan Amerika biasa menggunakan nama Barbarossa untuk menamai karakter seorang penjahat –biasanya seorang bajak laut jahat. Makna negatif Barbarossa terus dipropagandakan hingga zaman sekarang, meski di dalam setting-setting yang berbeda. Tak ada asap jika tak ada api, kebiasaan para penulis fiksi Eropa dan Amerika ini tentu ada sebabnya.

The Barbarosa Brothers

Pada abad ke-15 masehi, di Laut Mediterania ada dua bajak laut bersaudara yang disebut The Barbarossa Brothers. Kedua tokoh ini menjadi legenda dalam dunia ‘per-bajak-laut-an’ dan merupakan tokoh bahari yang sangat ditakuti orang-orang Eropa pada zamannya. Kebiasaannya ialah membajak barang-barang berharga yang diangkut oleh kapal-kapal milik kerajaan-kerajaan Eropa yang melintasi Laut Mediterania. Awak kapal yang dibajak biasanya diberi dua pilihan; mati karena melawan atau hidup dengan menyerah secara sukarela.
Siapakah sebenarnya Barbarossa yang sangat ditakuti oleh orang-orang Eropa selama berabad-abad itu? Mengapa hingga zaman sekarang nama itu terus menghantui benak dan pikiran mereka?

Barbarossa bukanlah sebuah nama. Barbarossa merupakan kata dalam bahasa Latin –gabungan dari kata barber (janggut) dan rossa (merah). Jadi Barbarrossa berarti janggut merah. Barbarossa merupakan julukan yang diberikan oleh para pelaut Eropa kepada kakak-beradik Aruj dan Khairuddin dari Turki. Kedua kakak beradik ini hanyalah pelaut-pelaut biasa yang rutin berlayar di wilayah perairan Yunani dan Turki.

Awal Gerakan Barbarosa

Pada suatu hari, tanpa sebab yang jelas, kapal milik keluarga mereka diserang secara brutal oleh kapal militer Knight of Rhodes. Dalam peristiwa ini, adik bungsu Aruj dan Khairuddin tewas terbunuh. Aruj dan Khairuddin sangat terpukul dengan kematian adik bungsu mereka. Sejak saat itu, mereka melakukan aksi bajak laut kepada semua kapal-kapal militer milik kerajaan-kerajaan Kristen. Aksi-aksi mereka sangat menggemparkan dan membuat mereka ditakuti militer Kristen. Aruj dan Khairuddin pun kemudian dikenal sebagai The Barbarossa Brothers Pirates karena keduanya berjanggut merah.

Kaum Eropa menyebut Barbarossa sebagai bajak laut, meskipun tidak ada bendera hitam dan tengkorak yang menjadi simbol bajak laut. Bendera yang dipasang Aruj dan Khairuddin di kapal mereka adalah sebuah bendera berwarna hijau berisi kaligrafi doa Nashrun minallaah wa fathun qariib wa basysyiril mu’miniin, ya Muhammad, empat nama khulafaur rasyidin, pedang Zulfikar dan bintang segi enam Yahudi (Bintang David). Awak kapal yang dipimpin kedua bersaudara ini terdiri atas orang-orang Islam dari bangsa Moor, Turki, dan Spanyol, serta beberapa orang Yahudi.
Pada tahun 1492 M, Andalusia yang sejak tahun 756 M dikuasai oleh Daulah Khilafah Islamiyah, jatuh ke tangan Pasukan Salib yang terdiri atas pasukan gabungan Aragon DAN Spanyol. Dalam peristiwa penaklukan Andalusia ini, jutaan orang Islam dan Yahudi tewas dibantai pasukan yang dipimpin Raja Ferdinand II dari Aragon.

PERJUANGAN JIHAD BARBAROSA
Peristiwa itu mengubah haluan misi dendam Aruj dan Khairuddin menjadi misi Jihad Islam. Bahu-membahu bersama sekelompok milisi bangsa Moor, mereka kemudian menyelamatkan puluhan ribu Umat Islam dari Spanyol ke Afrika utara (Maroko, Tunisia dan Aljazair). Kemudian mereka membangun basis pertahanan laut di Aljazair untuk menghadang gelombang serangan Pasukan Salib dari jalur Afrika Utara menuju Tanah Suci Palestina.

Khalifah Islam saat itu, Sulaiman I, mendengar cerita-cerita heroik Barbarossa bersaudara. Sulaiman I sangat kagum pada heroisme mereka. Karena prestasi mereka di lautan, akhirnya Sulaiman I mengangkat Aruj dan Khairuddin sebagai Kapudan Pasha (Panglima Angkatan Laut) Khilafah Islamiyyah untuk membenahi Angkatan Laut Daulah Khilafah Islamiyah yang amburadul.

ADU DOMBA FIHAK SEPANYOL

Pada tahun 1518 Spanyol berhasil menghasut Amir kota Tlemcen (Tilmisan) untuk melancarkan pemberontakan kepada kepemimpinan Aruj. Aruj kemudian menyerahkan pemerintahan Aljazair kepada Khairuddin untuk sementara. Lalu ia memimpin pasukan untuk berangkat ke Tlemcen. Hati Aruj sangat pilu karena ia malah berperang dengan saudara sendiri sesama Muslim. Akibatnya ia kurang berkonsentrasi dan pasukannya kocar-kacir. Aruj sempat lolos, namun banyak pasukannya yang tertangkap. Karena hubungan emosionalnya dengan anak buahnya, Aruj kembali ke Tlemcen untuk bertempur dan ia gugur dalam pertempuran tersebut.

Dengan gugurnya Aruj, kepemimpinan Angkatan Laut Daulah Khilafah Islamiyah beralih ke tangan Khairuddin. Spanyol mengira bahwa era kejayaan Barbarossa di Laut Tengah telah berakhir. Lalu, dengan percaya dirinya, Spanyol mengirim 20.000 tentaranya ke Aljazair. Pertempuran hebat pun terjadi, namun Khairuddin berhasil menghajar pasukan laut tersebut.

Sejarah dan Kehebatan Pasukan Janissary
Guna meminimalisir ancaman dari negeri sekitar Aljazair, selain ancaman utama Spanyol, Khairuddin kemudian meminta kepada Khalifah Sulaiman I agar kekuasaan Amir Tunisia dan Tlemcen dialihkan kepadanya. Sulaiman I pun setuju. Pada 1519, Khalifah mengangkat Khairuddin sebagai beylerbey (Bakhlair Baik) atau wakil Khalifah untuk wilayah Aljazair dan sekitarnya. Kemudian Khairuddin juga ditugasi memimpin pasukan pasukan elit Daulah Khilafah Islamiyah, Pasukan Janissary.

Dalam masa kepemimpinan Khairuddin, Pasukan Janissary berhasil melakukan banyak penyelamatan Umat Islam di Andalusia. Tercatat mereka melakukan 7 kali pelayaran dengan 36 buah kapal untuk mengangkut Umat Islam Spanyol yang diburu bagai hewan oleh Ferdinand II dan Pasukan Salibnya.

Pertengahan dekade 1520-an, Pasukan Darat Janissary yang dipimpin langsung Khalifah Sulaiman I berhasil memenangkan semua pertempuran darat. Pada saat bersamaan, Pasukan Laut Janissary di bawah pimpinan Khairuddin juga berhasil mengontrol lalu lintas pelayaran di Laut Tengah sepenuhnya. Kondisi ini membuat Pasukan Salib Kristen Eropa menjadi pusing tujuh keliling.

Awal Mula Minuman Capucchino
Dalam suasana putus asa, pada tahun 1529 di pulau Penon, Spanyol menembakkan meriam ke menara masjid saat Adzan sedang berkumandang. Maka terjadilah peperangan hebat di Penon dan setelah 20 hari pulau tersebut berhasil dikuasai kembali oleh Khairuddin. Sementara di daratan, Sulaiman I membombardir Wina (Ibukota Austria) dengan dua kali serangan namun keduanya gagal. Pasukan Islam yang mundur dari pertempuran meninggalkan beberapa karung kopi yang kemudian mengubah aturan Paus Roma yang sebelumnya mengharamkan minuman yang biasa diminum kaum muslim itu. Kemudian mereka menyebut minuman itu sebagai dengan nama cappuccino.

Pada tahun 1535 Pasukan Salib Gabungan Spanyol dan Genoa di bawah pimpinan Charles V dan Andrea Doria (Knight of Malta) menyerang Tunisia dengan kekuatan 25.000 orang pasukan dan 500 kapal. Pertempuran pun berjalan tidak imbang hingga Tunisia pun jatuh ke tangan Spanyol. Pada tahun-tahun selanjutnya, Khairuddin Sang Barbarossa mengalami banyak kekalahan. Namun ia berhasil menduduki kepulauan Beleares dan merampas kapal-kapal Portugis dan Spanyol di selat Gibraltar.

Akhir Gemilang Barbarosa Sebelum Tutup Usia

Tahun 1538, Pasukan Salib Gabungan Italia-Spanyol menyerang Preveza yang saat itu merupakan pelabuhan penting di Laut Tengah. Andrea Doria memimpin 40 kapal dan Barbarossa hanya memimpin 20 kapal. Namun dengan kecerdikannya, Barbarossa memecah armadanya ke tiga arah dan menjebak Pasukan Andrea Doria di tengah untuk kemudian membombardir armada Andrea Doria habis-habisan. Andrea Doria dan armada lautnya pun lari dari pertempuran. Walau begitu, Khairuddin tak mengejarnya karena ia tak ingin berperang di laut lepas, mengingat kapal-kapal armada laut Spanyol mempunyai peralatan yang lebih canggih. Apalagi ia hanya memimpin 20 kapal.

Tiga tahun kemudian, Pasukan Salib Gabungan Spanyol-Genoa kembali menyerang Aljazair dengan kekuatan 200 kapal. Mereka sengaja melancarkan serangan di luar musim berlayar, untuk menghindari pertemuan dengan Pasukan Barbarossa. Rakyat Aljazair di bawah komando Hasan Agha berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan Aljazair. Charles V dan Andrea Doria yang memimpin serangan tak mengira bahwa pertahanan dan strategi perang Hasan Agha sangat matang, sehingga armadanya pun kacau-balau. Ketika itu pula tiba-tiba badai laut dahsyat menghantam Laut Mediterania. Andrea Doria dan Charles V berhasil selamat, dan kembali ke negerinya dengan kekalahan pahit.

Tahun 1565, dalam usia senja, Khairuddin Barbarossa memimpin pasukan untuk merebut Malta dari tangan Knight of St. John. Namun dalam pertempuran itu, Khairuddin gugur. Kemudian Khairuddin dimakamkan di Istanbul. Di dekat kuburannya didirikan masjid dan madrasah untuk mengenangnya. Hingga kini makam tersebut masih terawat untuk menjadi bukti kepahlawanan Khairuddin alias Barbarossa yang namanya masih ditakuti bangsa Eropa hingga zaman sekarang.

http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=150985

Saturday, December 3, 2011

Inilah Para Agen Secret Service Wanita Pengawal Pribadi Hillary Clinton

Dari kursi belakang limusin sekretaris negara, Anda dapat mendengar penyergapan sebelum Anda melihatnya. Derak tembakan senapan mesin, langkah cepat sepatu bot, teriakan. Kemudian Anda melihat mereka melalui jendela kaca, dua pria di kaffiyehs berjalan pada mobil Anda, menggenggam AK-47.
Pada saat saya memahami bahwa kami berada dalam situasi serangan, agen keamanan diplomatik Security Service yang bertanggung jawab atas detail keselmatan telah meluncur dari depan limusin, di atas kursi.
"Turunkan kepala anda, Bu!" agen mendorong saya telungkup menyembunyikan kepal di jok kulit. "Jangan bergerak sampai aku beri aba-aba !."
Agen ini bermain dalam pengawalan dan penyelamatan Hillary Clinton selama latihan penyergapan di sebuah kompleks rahasia Departemen Luar Negeri di West Virginia.
Simulasi putaran AK menonaktifkan iring-iringan sekretaris. Agen meneriaki saya dari mobil: "Bu, ambil di jaket saya! Go, go, go!!”
Mereka mengelilingi sang mentri wanita itu, Brittany, Natasha, Joann, Meghan-menutup jajaran untuk membentuk sebuah perisai tubuh.

Para Agen secret service wanita, bagian dari keamanan Hillary Clinton melangkah ke garis musuh. dan Mereka melakukannya berdasarkan insting.
Jumlah Tim wanita pengawal dalam agen Secret service AS telah meningkat (saat ini ada 13(sekitar seperlima dari kekuatan menjaga Hillary Clinton), sebagian karena tiga dari empat sekretaris masa lalu negara telah perempuan.

Persiapan dan kecakapan mereka komplit, secara fisik dan mental, dengan ditempa kebugaran dan evaluasi penggunaan senjata setiap harinya. Mereka berlatih sampai dalam koreografi krisis menjadi refleks mereka. Mereka belajar bagaimana menembakkan empat jenis senjata dengan terbalik, push-up 45 kali dalam dua menit, dan jogging selama konvoi bersama bergulir.

Para wanita tangguh ini menjalin persaudaraan dalam secret service
Di Mesir, seorang agen menjelaskan, di mana tidak ada waktu untuk istirahat ke kamar mandi (sehingga Anda hampir minuman), mereka dapat menenangkan tenggorokan yang kering Anda dengan mengisap obat batuk.
Mereka adalah wanita lajang, yang masih muda, lucu, yang bangun pada pukul 4:30 pagi untuk bermeditasi dan 20 jam kemudian tertidur di Food Network.
Mereka berbelanja secara royal pada facial. Mereka mengemas 100 kantong kalori dari aprikot. Dan meereka sanggup menjatuhkan musuh atau ancaman dengan satu serangan yang memamtikan..

Sumber
1, 2

Monday, November 28, 2011

Sejarah Ditemukannya Touch Screen (Layar Sentuh)


Pada tahun 1971, pertama kali “Touch Sensor” ini dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst (pendiri Elographics) sekaligus sebagai seorang instruktur di University of Kentucky. Sensor ini disebut “Elograph,” dan telah dipatenkan oleh University of Kentucky Research Foundation. “Elograph” ini tidak transparan seperti touchscreens modern, namun demikian elograph telah menjadi tonggak sejarah yang signifikan dalam teknologi touchscreen. Pada tahun 1974 touchscreen pertama sesunggunya yang telah dilengkapi dengan permukaan transparan dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst dan Elographics. Pada tahun 1977 Elographics dikembangkan dan dipatenkan dengan teknologi lima-kawat resistif, yaitu teknologi touchscreen yang paling populer digunakan saat ini.
Sam Hurst (pendiri Elographics) (kiri)
Touch Sensor
Touchscreens akhirnya menjadi hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari. Perusahaan menggunakan layar sentuh untuk sistem kios dalam pengaturan penjualan ritel dan pariwisata, pusat penjualan, ATM, dan PDA, di mana stylus kadang-kadang digunakan untuk memanipulasi GUI dan untuk memasukkan data. Popularitas ponsel pintar, PDA, game konsol portabel dan berbagai jenis peralatan informasi telah mendorong permintaan dan penerimaan touchscreens.

HP150 (1983)

HP-150 dari tahun 1983 telah menjadi salah satu komputer paling awal di dunia touchscreen komersial. Sesungguhnya tidak memiliki touchscreen dalam artian sempit, melainkan ia memiliki tabung CRT Sony 9″ yang dikelilingi oleh pemancar dan penerima infra merah, yang mendeteksi posisi setiap obyek non-transparan di layar.

Awalnya touchscreens yang semula hanya bisa merasakan satu titik kontak pada satu waktu, dan hanya memiliki sedikit kemampuan untuk merasakan seberapa keras seseorang menyentuh. Kini telah mulai berubah dengan komersialisasi dengan teknologi multi-touch.

PC tablet yang digagas oleh apel komputer dan diikuti oleh merek-merek terkenal dunia lainnya telah menjadikan touchscreen multi-touch menjadi interface utama dengan berbagai kemampuan yang disediakannya.

Jenis Jenis Touchscreen

1. Resistive Screen

Sistem resistif layarnya dilapisi oleh lapisan tipis berwarna metalik yang bersifat konduktif dan resistif terhadap sinyal-sinyal listrik. Maksud dari lapisan yang bersifat konduktif adalah lapisan yang bersifat mudah menghantarkan sinyal listrik, sedangkan lapisan resistif adalah lapisan yang menahan arus listrik.

Kedua lapisan ini dipisahkan oleh sebuah bintik-bintik transparan pemisah, sehingga lapisan ini pasti terpisah satu sama lain dalam keadaan normal. Pada lapisan konduktif tersebut juga mengalir arus listrik yang bertugas sebagai arus referensi.

Ketika terjadi sentuhan kedua lapisan ini akan dipaksa untuk saling berkontak langsung secara fisik. Karena adanya kontak antara lapisan konduktif dan resistif maka akan terjadi gangguan pada arus listrik referensi tersebut.

Efek dari gangguan ini pada lapisan konduktif adalah akan terjadi perubahan arus-arus listriknya sebagai reaksi dari sebuah kejadian sentuhan. Perubahan nilai arus referensi ini kemudian dilaporkan ke controllernya untuk di proses lebih lanjut lagi.

Informasi sentuhan tadi diolah secara matematis oleh controller sehingga menghasilkan sebuah koordinat dan posisi yang akurat dari sentuhan tersebut. Kemudian informasi diintegrasikan dengan program lain sehingga menjadi aplikasi yang mudah digunakan.

Layar dengan teknologi ini memiliki tingkat kejernihan gambar sebesar 75% saja, sehingga monitor akan tampak kurang jernih. Touch sensor jenis ini sangat rentan dan lemah terhadap sentuhan benda-benda yang agak tajam.

Teknologi ini tidak akan terpengaruh oleh elemen-elemen lain di luar seperti misalnya debu atau air, namun akan merespon semua sentuhan yang mengenainya, baik itu menggunakan jari tangan langsung maupun menggunakan benda lain seperti stylus. Sangat cocok digunakan untuk keperluan di dalam dunia industri seperti di pabrik, laboratorium, dan banyak lagi.
Contoh HP yg menggunakan layar resistif adalah Samsung Star, Sony Erricson W950.

2. Capacitive Screen
Sistem kapasitif memiliki sebuah lapisan pembungkus yang merupakan kunci dari cara kerjanya, yaitu pembungkus yang bersifat capasitive pada seluruh permukaannya. Panel touchscreen ini dilengkapi dengan sebuah lapisan pembungkus berbahan indium tinoxide yang dapat meneruskan arus listrik secara kontiniu untuk kemudian ditujukan ke sensornya.
Lapisan ini dapat memanfaatkan sifat capacitive dari tangan atau tubuh manusia, maka dari itu lapisan ini dipekerjakan sebagai sensor sentuhan dalam touchscreen jenis ini. Ketika lapisan berada dalam status normal (tanpa ada sentuhan tangan), sensor akan mengingat sebuah nilai arus listrik yang dijadikan referensi.

Ketika jari tangan Anda menyentuh permukaan lapisan ini, maka nilai referensi tersebut berubah karena ada arus-arus listrik yang berubah yang masuk ke sensor. Informasi dari kejadian ini yang berupa arus listrik akan diterima oleh sensor yang akan diteruskan ke sebuah controller. Proses kalkulasi posisi akan dimulai di sini.

Kalkulasi ini menggunakan posisi dari ke empat titik sudur pada panel touchscreen sebagai referensinya. Ketika hasil perhitungannya didapat, maka koordinat dan posisi dari sentuhan tadi dapat di ketahui dengan baik. Akhirnya informasi dari posisi tersebut akan diintegrasikan dengan program lain untuk menjalankan sebuah aplikasi.

Capasitive touchscreen baru dapat bekerja jika sentuhan-sentuhan yang ditujukan kepadanya berasal dari benda yang bersifat konduktif seperti misalnya jari. Tampilan layarnya memiliki kejernihan hingga sekitar 90%, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai keperluan interaksi dalam publik umum seperti misalnya di restoran, kios elektronik, lokasi Point Of Sales, dsb.
Contoh HP yg menggunakan layar kapasitif adalah Samsung Corby Touchscreen, iPhone.

3. Surface Acoustic Wave System
Teknologi touchscreen ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi kejadian di permukaan layarnya. Di dalam monitor touchscreen ini terdapat dua tranduser, pengirim dan penerima sinyal ultrasonik.

Selain itu dilengkapi juga dengan sebuah reflektor yang berfungsi sebagai pencegah agar gelombang ultrasonic tetap berada pada area layar monitor.

Kedua tranduser ini dipasang dalam keempat sisi, dua vertikal dan dua horizontal. Ketika panel touchscreen-nya tersentuh, ada bagian dari gelombang tersebut yang diserap oleh sentuhan tersebut, misalnya terhalang oleh tangan, stylus, tuts, dan banyak lagi. Sentuhan tadi telah membuat perubahan dalam bentuk gelombang yang dipancarkan.
Perubahan gelombang ultrasonik yang terjadi kemudian diterima oleh receiver dan diterjemahkan ke dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Selanjutnya informasi sentuhan tadi berubah menjadi sebentuk data yang akan di teruskan ke controller untuk diproses lebih lanjut.

Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan Anda yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat Anda gunakan.

Teknologi ini tidak menggunakan bahan pelapis metalik melainkan sebuah lapisan kaca, maka tampilan dari layar touchscreen jenis ini mampu meneruskan cahaya hingga 90 persen, sehingga lebih jernih dan terang dibandingkan dengan Resistive touchscreen.

Tanpa adanya lapisan sensor juga membuat touchscreen jenis ini menjadi lebih kuat dan tahan lama karena tidak akan ada lapisan yang dapat rusak ketika di sentuh, ketika terkena air, minyak, debu, dan banyak lagi.

Kelemahannya kinerja dari touchscreen ini dapat diganggu oleh elemen-elemen seperti debu, air, dan benda-benda padat lainnya. Sedikit saja terdapat debu atau benda lain yang menempel di atasnya maka touchsreen dapat mendeteksinya sebagai suatu sentuhan.

Touchscreen jenis ini cocok digunakan pada ruangan training komputer, keperluan dalam ruangan untuk menampilkan informasi dengan sangat jernih dan tajam dan saat presentasi dalam ruangan.

Sumber

Friday, November 25, 2011

Video dan Foto Berwarna Presiden Sukarno dan Kennedy di Gedung Putih

Siapa yang tak tahu kedekatan Bung Karno dan JF Kennedy, Memang,Bung Karno begitu akrab dgn JFK sejak terjadinya serangan itu...
Bahkan JF Kennedy menyatakan ingin berkunjung ke Indonesia,namun ajal terlebih dahulu menjemputnya,ajal yg meninggalkan banyak kesedihan dan misteri...

Awal kedekatan Bung Karno dan J.F. Kennedy

Awal kedekatan dua presiden hebat ini diawali dengan suatu serangan udara dengan tembakan dari senjata Canon Caliber 23 mm dari Jet MiG-17 terhadap istana negara,serangan itu dilakukan oleh seorang anggota CIA yang bernama Allen Pope.

Allen Pope ditembak jatuh di pulau Morotai. Presiden Amerika saat itu D. Dwight Eisenhower atau Ike John memohon karena dengan tertangkapnya pilot itu, kedok AS dan CIA akhirnya terbuka. Kedok yang membuktikan AS melalui CIA ada kaitannya di balik pemberontakan separatisme di Indonesia.

Peristiwa tertangkapnya Allen Pope adalah tamparan bagi Amerika. Sepatah kalimat Allan Pope ketika tertangkap. Setelah pesawat B-26 yang dipilotinya jatuh dihajar mustang AU dan kapal pemburu AL, komentar Pope: “Biasanya negara saya yang menang, tapi kali ini kalian yang menang”. Setelah itu dia masih sempat minta rokok. Termasuk juga infiltrasi AS yang mempersenjatai para pemberontak itu. Ini yang bikin Bung Karno geram, dan mulai memainkan kartu trufnya.

Sejak saat itu tawar menawar Bung Karno dan Ike John menjadi alot,Bung Karno tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Bung Karno ingin kesempatan tawar-menawar ini menjadi alat untuk 'memelintir' lehet Ike. Amerika berusaha mati-matian minta pilotnya dibebaskan. Segala cara pun mulai dilakukan untuk mengambil hati Bung Karno. Eisenhower mengundang Soekarno ke AS bulan Juni 1960. Negosiasi alot yang memakan waktu 4 tahun, sebelum akhirnya Allen Pope benar-benar bebas.

Dimulai dengan Ike atau Eisenhower yang membujuk, merayu dan mengundang Bung Karno ke Amerika. Namun sesudahnya Bung Karno tetap tidak mau tunduk diatur-atur Ike. Situasi mulai berubah sedikit melunak setelah kursi kepresidenan AS beralih ke John F. Kennedy.

John Kennedy tahu, kepribadian Soekarno sangat kuat dan benci di-dikte. Karena itu dengan persahabatan dia mampu “merangkul” Soekarno. “Kennedy adalah presiden Amerika yang sangat mengerti saya”, kata Bung Karno.





Kennedy tidak cuma sekedar mengundang Bung Karno ke Amerika untuk plesiran. Tapi juga ada tindak lanjut nyata di balik undangan diplomatik itu.
Presiden John F. Kennedy (memakai topi) berjalan dengan Presiden  Soekarno di Selatan Gedung Putih, Washington, DC Di antara mereka adalah Menteri Luar NegeriNegeri Indonesia Dr Subandrio; Penjabat Asisten Sekretaris Urusan Timur Jauh Yohanes Steeves; Menteri Luar Negeri AS Dean Rusk.

President John F. Kennedy dan President of Indonesia Ahmed Sukarno keluar dari pintu Selatan White House, Washington, D.C. Press photographers observe.
Presiden Soekarno menyalami anak perempuan Presiden Kennedy, Caroline Kennedy
President John F. Kennedy berdiri bersama putrinya Caroline Kennedy dan President Indonesia Ahmed Sukarno di South Lawn, White House, Washington, D.C.
Sumber Foto

Kennedy paham Indonesia butuh perangkat perang untuk merebut Irian Barat. Di antaranya armada tempur. Karena itu diajaknya Bung Karno mengunjungi pabrik pesawat Lockheed di Burbank, California. Di sana Bung Karno dbantu dalam pembelian 10 pesawat hercules tipe B, terdiri dari 8 kargo dan 2 tanker.

Hasilnya? Hercules dari Amerika, menjadi cikal bakal lahirnya armada Hercules bagi AURI (armada yang kelak ikut bertempur merebut Irian Barat). Bung Karno bisa membuat Amerika menghentikan embargo. Lalu menyuntik dana ke Indonesia. Juga beras 37.000 ton dan ratusan persenjataan perangkat perang. Kebutuhan itu semua memang sesuai dengan kondisi Indonesia saat itu.Inilah awal kedekatan Bung Karno dan J.F. Kennedy

Sayang hubungan mesra Bung Karno dengan Amerika berakhir setelah Kennedy terbunuh tahun 1963. Terbunuhnya Kennedy membuat CIA kembali leluasa mewujudkan mimpi lama yang sempat terhenti. Yaitu terus mengguncang kursi Bung Karno, hingga Putra Sang Fajar itu akhirnya benar-benar terbenam. Kita semua tahu bagaimana akhir episode itu.

Sumber;
http://www.jfklibrary.org/Asset-Viewer/Archives/JFKWHP-1961-04-24-C.aspx
http://www.sukague.com/2011/05/kisah-persahabatan-yang-erat-soekarno.html



Sunday, November 20, 2011

Bandara Yang Dibangun Diatas 180 Tiang Beton

Madeira International Airport, terletak di dekat Funchal, Madeira di Portugal pertama kali dibuka pada Juli 1964 dengan dua landasan pacu sepanjang 1.600 meter . Landasan pacu yang pendek membuat jalur dan pengendalian pesawat menjadi rumit bahkan untuk pilot yang paling berpengalaman. Pegunungan tinggi di sekitar bandara dan laut di dekatnya menambah masalah. Pertama pilot harus mengarahkan pesawat mereka ke pegunungan, dan kemudian mengerem keras untuk mendarat di landasan. Selain untuk pergeseran arah, angin dengan suhu lebih tinggi datang dari laut memenuhi udara pegunungan yang dingin kering, yang sering menghasilkan yang cukup turbulensi besar.
 
Pada tanggal 19 November 1977, Boeing 727 terbang dari Brussels berusaha keras untuk berhenti setelah mendarat 2000 kaki melewati ambang batas pada cuaca hujan deras, angin kencang dan jarak pandang terbatas , lalu pesawat ini meluncur turun dari akhir dan jatuh 200 meter ke bawah tanah membunuh 131 orang penumpang pesawat. seperti dikutip dari Amusing Planet .com Kecelakaan itu memaksa pejabat setempat untuk mengeksplorasi dan mencari cara bagaimana memperpanjang landasan pacu yang pendek.

8 tahun setelah kejadian tersebut landasan tambahan sepanjang 200 meter dibangun di atas lautan dan diperpanjang lagi pada tahun 2000. Tapi bukannya menggunakan TPA, ekstensi dibangun diatas serangkaian 180 tiang beton , masing-masing sekitar 70 meter. Total panjang landasan pacu hampir dua kali lipat, yang berarti bahwa setengah dari landasan ditunjang oleh pilar.








Untuk proyek perluasan landasan pacu Bandara Funchal unik telah memenangkan Posisi Struktur Award pada tahun 2004 diberikan oleh Asosiasi Internasional untuk Jembatan dan Rekayasa Struktural (IABSE).
simak juga Bandara yang membelah Jalan Raya di Gibraltar
link 2
atau Bandara Modern dengan Arsitektur menawan di Thailand

Photo Credit

Thursday, November 17, 2011

Sejarah Legenda Pemain Bola Indonesia Yang Terlupakan

Pernah ada era dimana tim sepakbola Indonesia ditakuti di Asia, bahkan Eropa. Era dimana kecanggihan teknologi belum menjamah ranah olahraga. Era dimana kemampuan fisik masing-masing pemain lebih berperan dari formasi dan taktik. Di era itu, ada satu nama pesepakbola yang luar biasa. Salah satu bakat terpendam tanah air Indonesia yang kemampuannya diakui dunia. Dia adalah Ramang, pesepakbola asal Makassar yang namanya mengangkasa, dan terlupakan.

Ramang Kecil

Ramang dilahirkan di Makassar, tahun 1928. Ayahnya, Nyo’lo, merupakan Ajudan raja Gowa Djondjong Karaenta Lemamparang yang dikenal sebagai jagoan sepak raga. Sejak kecil Ramang sudah terlihat mewarisi bakat bal-balan ayahnya. Ia kerap berlatih dengan seadanya. Bola anyaman rotan, gulungan kain, hingga buah jeruk kecil menjadi teman berlatihnya.

Ramang memperkuat PSM

Pada tahun 1947, Ramang bergabung ke klub sepakbola Makassar Voetball Bond (MVB), yang kini dikenal dengan nama PSM Makassar. Sebelum berlabuh di klub besar tersebut, Ramang membela Persis (Persatuan Sepakbola Induk Sulawesi). Bakatnya tersendus oleh scout dari PSM ketika memperkuat tim tersebut dalam sebuah turnamen yang diadakan oleh PSM. Ramang mencetak 7 gol dalam sebuah pertandingan dan membawa Persis menang 9-0 dalam kompetisi tersebut.

Tanpa menunggu lama, PSM segera mengontrak pemain bertubuh mungil tersebut. Hanya setahun di PSM, Ramang telah melanglang buana ke seluruh penjuru daerah di Indonesia. Ketika ia kembali ke Makassar, seseorang menawarinya pekerjaan sebagai opas di Dinas Pekerjaan Umum. Gajinya hanya Rp.3500,- per bulan dan tidak pernah naik. Namun Ramang menerimanya dengan hati terbuka. Maklum, ketika itu sepakbola belum dapat dijadikan mata pencaharian tetap.

Kerja Sampingan Ramang

Pekerjaan sampingan Ramang sebelum dikontrak PSM adalah kernet dan tukang becak. Namun akhirnya ia meninggalkan dua pekerjaan tersebut, bukan karena gajinya di PSM mencukupi, namun ia lebih mencintai sepakbola. Hal tersebut membuat kehidupan Ramang yang saat itu sudah berkeluarga, sangat memprihatinkan. Keluarganya tinggal menumpang di rumah seorang teman.
Dukungan dari sang istri yang tabah dan setia membuat Ramang dapat fokus bermain bola. Sampai akhirnya bakat luar biasa Ramang membuatnya terpilih memperkuat tim nasional Indonesia (kala itu bernama tim PSSI) pada tahun 1952.


Kiprah Gemilang Ramang Di Kancah Internasional

Prestasi Ramang di tingkat nasional amat cemerlang. Dirinya dikenal sebagai striker haus gol yang tak lelah bergerak ke segala arah dengan kecepatan tinggi sambil melepas tendangan dnegan akurasi tinggi. Pada lawatannya tahun 1954 ke berbagai negeri Asia (Filipina, Hongkong, Muangthai, Malaysia) PSSI hampir menyapu seluruh kesebelasan yang dijumpai dengan gol menyolok. Dari 25 gol (dan PSSI hanya kemasukan 6 gol) 19 di antaranya lahir dari kaki Ramang.

Ketajaman Ramang membuat nama Indonesia disegani di tingkat sepakbola dunia. Beberapa tim terbaik dunia kala itu berebutan ingin menjajal kekuatan timnas Indonesia. Mulai dari Yugoslavia yang gawangnya dijaga Beara, salah satu kiper terbaik dunia waktu itu, klub Stade de Reims dengan si kaki emas Raymond Kopa, kesebelasan Rusia dengan kiper top dunia Lev Yashin, klub Locomotive dengan penembak maut Bubukin, sampai Grasshopers dengan Roger Vollentein.

Namun Ramang adalah pribadi yang rendah hati, ia mengatakan bahwa prestasi timnas kala itu tak lepas dari perjuangan rekan-rekannya, bukan dirinya semata.
Ramang adalah pesepakbola dengan bakat alami murni. Sebagai penyerang, ia kerap mencetak gol dari berbagai sudut, bahkan sudut mustahil sekalipun. Permainannya pun sedap dipandang mata. Salah satu kemampuan khusus Ramang adalah tendensi dan presisi untuk melepaskan tembakan salto. Tak jarang ia merobek jala lawan dengan sepakan akrobatik yang aduhai. Satu di antaranya yang paling diingat adalah saat PSSI mengalahkan RRC dengan skor 2-0 di Jakarta. Kedua gol itu lahir dari kaki Ramang, satu di antaranya tembakan salto.
Kelihaian Ramang di lapangan bola membuat seluruh Indonesia mengenalnya. Bahkan pada era akhir 50 an, banyak ibu-ibu menamai anak mereka ‘Ramang’.
Pertandingan paling berkesan adalah ketika Indonesia bertemu Uni-Soviet di Olimpiade Melbourne 1956. Kala itu Uni-Soviet memegang predikat sebagai salah satu raja sepakbola dunia, dengan pertahanan yang digalang kiper legendaris Lev Yashin. Hebatnya, Indonesia berhasil menahan tim tersebut dengan skor kacamata. Ramang bahkan hampir saja mempermalukan Uni-Soviet dengan mencetak gol, namun gagal karena kausnya ditarik pemain belakang lawan sebelum sempat menceploskan bola.


Akhir Muram Prestasi Gemilang Ramang

Namun waktu terus berjalan, roda kehidupan terus berputar. Untuk Ramang, singkat saja dirinya berada di puncak kejayaan. Sinarnya meredup setelah dirinya terkena skorsing pada tahun 1960. Pria bersahaja ini dituduh menerima suap. Ketika dipanggil kembali pada tahun 1962, sinarnya telah pudar. Ramang akhirnya pensiun total dari sepakbola pada tahun 1968 dalam usia 40 tahun. Klub terakhir yang dibelanya adalah PSM Makassar.

Namun Ramang tidak meninggalkan lapangan hijau. Ia kembali sebagai pelatih dan sempat membawa tim Persipal Palu menjadi tim yang disegani di Indonesia. Ramang juga pernah melatih klub yang membesarkan namanya, PSM Makassar (sampai sekarang, salah satu julukan PSM Makassar adalah ‘Pasukan Ramang’).

Namun ternyata dunia kepelatihan terlalu kejam untuk Ramang. Ia disingkirkan secara perlahan dari dunia itu hanya karena tidak memiliki ijasah kepelatihan. Padahal racikannya yang bermaterikan pengalaman pribadi dan teori yang didapatnya dari pelatih timnas PSSI Tony Pogacnick berhasil membuat jeri lawan-lawan tim yang dilatihnya.

Ramang tetap menerima semua hal itu dengan lapang dada dan legowo. Untungnya lagi, ia tidak sampai harus berhenti menggeluti dunia yang dicintainya karena isu-isu miring tersebut.

Masa Tua Ramang

Pada tahun 1981, setelah melatih anak-anak PSM di bawah guyuran hujan, Ramang sakit. Selama enam tahun ia berjuang melawan sakit radang paru-paru yang menggerogotinya tanpa mampu berobat ke Rumah Sakit. Ramang memang hidup amat sederhana pada masa tuanya. karena sekali lagi, gaji seorang pelatih bola kala itu tidak bisa dijadikan penopang seseorang yang telah berkeluarga. Ramang hanya jebolan Sekolah Rakyat, tanpa ijasah, semua jadi sulit.

Pada tahun 1987, salah satu legenda terbesar sepakbola Indonesia ini mengehembuskan nafas terakhir di kediamannya yang amat sederhana. Ia menghuni rumah kecil tersebut bersama anak, menantu dan cucunya, semua berjumlah 19 orang.

Ramang Legenda Yang Dilupakan
Kini, yang cukup menyedihkan, nama Ramang seakan sudah dilupakan. Tenggelam di bawah nama seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Bambang Pamungkas, dan Irfan Bachdim. Satu-satunya pengingat orang-orang akan keberadaannya hanyalah sebuah patung sederhana di pintu utara lapangan Karebosi, Makassar.
Mari kita kenang kembali keberadaan mereka yang pernah mengangkat nama Indonesia di mata dunia pada suatu era, walaupun hanya lewat sepakbola.

Ramang kecil Kadir kecil..
Menggiring bola di jalanan
Ruli kecil Riki kecil..
Lika liku jebolkan gawang

(Kutipan lirik lagu Iwan Fals yang berjudul ‘Mereka Ada Di Jalan)

http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=134505

Sejarah Panglima Perang Islam Paling Terkenal Di Kalangan Non Muslim

Ada dua kesan yang menyebabkan Salahuddin dipandang sebagai kesatria sejati, baik oleh kawan maupun lawan. Pertama adalah soal kepiawaiannya dalam taktik pertempuran. Kedua tentang kesalehan dan kemurah hatiannya.

Bulan Juli 1192, sepasukan muslim menggerebek 12 tenda prajurit kristen, termasuk tenda kerajaan Raja Richard I, di luar benteng kota Jaffa. Richard yang terusik segera bangun dan bersiap bertempur. Pasukannya kalah jumlah, 1:4. Tak peduli, Richard berjalan kaki mengikuti pasukannya menyongsong musuh.

Salahuddin yang melihatnya, berguman dengan tenang pada saudaranya, al-Malik al-Adil, “Bagaimana mungkin seorang raja berjalan kaki bersama prajuritnya? Pergilah, ambil dua kuda Arab ini dan berikan padanya. Katakan padanya, aku yang mengirimkan untuknya. Seorang laki-laki sehebat dia tidak seharusnya berada di tempat ini dengan berjalan kaki.”

Fragmen di atas dicatat sejarawan kristen dan muslim sebagai salah satu pencapaian tertinggi Salahuddin Al Ayubi sebagai seorang ksatria. Walau berada di atas angin, dia tetap menginginkan pertempuran yang adil bagi setup musuhnya.

Suriah-Mesir

Salahuddin lahir di sebuah kastil di Takreet, tepi Sungai Tigris di Irak pada tahun 1137 Masehi atau 532 Hijriyah. Name aslinya adalah Salah al-Din Yusuf bin Ayub. Ayahnya, Najm ad-Din masih keturunan Kurdi dan menjadi pengelola kastil tersebut bersama adiknya, Shirkuh.

Pada saat menjelang kelahirannya, terjadi peristiwa sedih dalam keluarga besarnya. Shirkuh bertengkar dan kemudian membunuh komandan gerbang kastil yang bernama Isfahsalar. Shirkuh mendapat laporan dari seorang wanita yang telah dilecehkan sfahsalar. Akibat peristiwa tersebut, keluarga besar Najm ad-Din diusir.

Mereka kemudian bertolak ke Mosul. Di Mosul, mereka bertemu dan membantu Zangi, seorangpemimpin Arab yang mencoba menyatukan wilayah Islam yang tercerai-berai dalam beberapa wilayah kerajaan kecil seperti Suriah, Antiokhia, Aleppo, Tripoli, Horns, Yerusalem dan Damaskus. Zangi yang beraliran Sunni berhasil menjadi penguasa di seluruh Suriah dan bersiap menghadapi serbuan Tentara Salib dari Eropa yang saat itu sudah mulai memasuki tanah Palestina.
KHARISMA - Walaupun menjadi lawan, orang Eropa mengakui Salahuddin sebagai Sultan yang sangat berkuasa. Dalam gambar yang dibuat pelukis Eropa, tampak Salahuddin menggenggam bola dunia. Lambang bahwa Salahuddin sangat berkuasa

Zangi meninggal tahun 1146 setelah menundukkan Edessa, sebuah propinsi pendukung Eropa, dan kemudian digantikan oleh Nuruddin. Di bawah bimbingan Zangi dan Nuruddin, pelan-pelan Salahuddin yang bertubuh kecil, rendah hati, santun, penuh belas kasih namun juga cerdas ini menemukan jalan hidupnya.

Pada tahun 1163, Nuruddin mengutus Shirkuh untuk menundukkan Mesir yang dipimpin kekhalifahan Fatimah yang beraIiran Syi’ah. Setelah mencoba kelima kalinya, Shirkuh berhasil menundukkan Mesir tanggal 8 Januari 1189. Namun dua bulan kemudian, dia meninggal secara mendadak dan diperkirakan diracun.

Nuruddin kemudian mengangkat Salahuddin menggantikan Shirkuh. Salahuddin dianggap masih sebagai bocah yang lembek dan lemah sehingga mudah dikontrol. Nurruddin tentu tidak mempunyai pesaing kuat yang mempunyai kekuasaan besar di Kairo. Namun prediksi Nuruddin ternyata salah.

Salahuddin segera mengorganisir pasukan dengan mengembangkan perekonomian untuk menghadapi serbuan balatentara Salib yang ingin merebut Mesir. Dalam kurun waktu 1169 hingga 1174 itu, Mesir di bawah pimpinan Salahuddin menjelma menjadi kerajaan yang kuat. Serbuan tentara Salib berkali-kali dapat dipatahkan. Namun kegemilangan Salahuddin malah membuat Nuruddin khawatir. Hubungan keduanya memburuk dan pada tahun 1174 itu Nuruddin mengirim pasukan untuk menundukkan Mesir.

Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Saat armadanya tengah dalam perjalanan, Nuruddin meninggal dunia pada ranggal 15 Mei. Kekuasaan diserahkan pada putranya yang barn berusia 11 tahun. Pertempuran urung terjadi. Bahkan Salahuddin berangkat menuju Damaskus untuk menyampaikan belasungkawa. Kedatangannya dielu-elukan dan diharapkan mau merebut kekuasaan. Namun Salahuddin yang santun malah berniat menyerahkan kekuasaan pada raja yang masih belia namun sah.

Ketika raja belia tersebut tiba-tiba juga sakit dan meninggal dunia, mau tak mau Salahuddin diangkat menjadi Sultan bagi kekhalifahan Suriah dan Mesir, pada tahun 1175.

Hattin

Pada waktu Salahuddin berkuasa, Perang Salib telah memasuki fase kedua. Walaupun tentara Salib berhasil menguasai kola suci Yerusalem (Perang Salib fase pertama), namun mereka tidak berhasil menaklukkan Damaskus dan Kairo. Bahkan Zangi berhasil membebaskan Edessa yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Eropa. Kekuatan Muslim sedang menuju (alan kemenangan, menurut sejarawan Arab.

Dengan menguasai Mesir dan Suriah, Palestine. Ketika dinobatkan menjadi Sultan, Salahuddin berujar, ” Saat Tuhan memberiku Mesir, aku yakin Dia juga akan memberiku Palestina! Namun seat itu antara Salahuddin dan Raja Yerusalem, Guy de Lusignan mengadakan gencatan senjata.

Fase ketiga Perang Salib dipicu penyerangan rombongan peziarah dari Kairo yang hendak menuju Damaskus oleh Reginald de Chattillon, penguasa kastil di Kerak yang juga merupakan bagian dari kerajaan Yerusalem. Kafilah yang hendak menunaikan haji ini juga membawa saudara perempuan Salahuddin. Pengawal kafilah dibantai dan anggota rombongan ditahan, termasuk saudara perempuan Salahuddin. Dengan demikian, gencatan senjata berakhir dan Salahuddin sangat murka.

Pada Mares 1187, setelah bulan suci Ramadhan, Salahuddin menyerukan Jihad. Pasukan muslim mulai bergerak, menaklukkan satu persatu benteng-benteng pasukan kristen. Puncak kegemilangan Salahuddin terjadi pada pertempuran di kawasan Hattin.

Tangga13 Juli yang kering, 25.000 tentara muslim mengepung tentara kristen yang berjumlah sedikit lebih besar, di daerah pegunungan Hattin yang menyerupai tanduk. Pasukan muslim terdiri dari 12.000 kavaleri dan sisanya infanteri. Kavaleri mereka yang merupakan pasukan utama, menunggang kuda Yaman yang gesit. Mereka juga menggunakan pakaian katun ringan yang disebut kazaghand, untuk meminimalisir pangs terik padang pasir. Mereka terorganisir dengan baik, karena menggunakan bahasa yang same yaitu bahasa Arab. Dengan dibagi dalam skadron-skadron kecil, mereka menggunakan taktik hit and run.

Sementara pasukan kristen dibagi dalam tiga bagian. Bagian depan pasukan terdiri dari ordo (kristen) Hospitaler yang dipimpin Raymond dari Tripoli. Bagian tengah terdiri dari batalion kerajaan yang dipimpin oleh Raja Guy de Lusignan yang membawa Salib Sejati sebagai jimat pasukan. Bagian belakang terdiri dari ordo (kristen) Templar yang dipimpin oleh Balian dari Ibelin. Namun bahasanya bercampur antara lnggris, Perancis dan beberapa bahasa Eropa lainnya. Seperti lazimnya tentara dari Eropa, mereka semua mengenakan baju zirah besi.

Salahuddin memanfaatkan celah-celah ini. Malam harinya, pasukannya membakar rumpus kering di sekelilingpasukan kristen yang sudah sangat kepanasan dan kehabisan air. Keesokan harinya, Salahuddin membagikan anak panah tambahan pada pasukan kavaleri. Gunanya untuk membabat habis kuda-kuda tunggangan musuh. Tanga kuda dan payah karena kepanasan, pasukan kristen tampak menyedihkan.

Akibatnya sungguh mengenaskan bagi pasukan kristen. Hampir semua pasukan terbunuh. Raymond dari Tripoli dan Balian dari Ibelin berhasil lolos. Namun Raja Guy dan Reginald de Chatillon berhasil ditangkap. Jimat Salib Suci berhasil direbut pasukan muslim dan dibawa ke Damaskus sebagai barang rampasan. Terhadap semua tawanannya, Salahuddin memberi dua pilihan. Menerima Islam dan dibebaskan atau menolak tapi dieksekusi. Chatillon yang menolak langsung dipancung. Namun pilihan itu tidak herlaku bagi Raja Guy. Salahuddin memberi alasan, “Sesama raja tidak boleh saling membunuh!”
Beberapa tahun kemudian, Raja Guy berhasil ditebus oleh pasukan kristen dan dibebaskan.

Yerusalem

Dari Hattin, Salahuddin bergerak membebaskan kota-kota Acre, Beirut dan Sidon di Utara. Dia juga bergerak membebaskan Jaffa, Caesarea, Arsuf hingga Ascalon di Selatan. Sekarang saatnya membebaskan kota impian, kota suci Yerusalem. Dalam membebaskan kota-kota tersebut, Salahuddin senantiasa mengedepankan jalan diplomasi, yaitupenyerahan kota secara sukarela, laripada pasukannya menyerbu kota.



MAKAM SEDERHANA -Sehagai pemimpin besar, Salahuddin terkenal amat sederhana. Saat wafat, ia hanya meninggalkan harta 66 Dirham Nasirian. Makamnya di Damaskus terlihat sederhana

Pasukan Salahuddin mulai mengepung Yerusalem pads tanggal 26 September. Saat itu pasukan kristen di kota suci dipimpin oleh Balian dari Obelin dan mempertahankan kota dengan gigih. Namun pada tanggal 30 September, Salahuddin menerima tawaran perdamaian Balian. Yerusalem diserahkan dan orang kristen dibebaskan dengan tebusan tertentu. (Fragmen ini pernah di filmkan Hollywood dengan judul Kingdom of Heaven)

Salahuddin menunda masuk ke kota suci selama dua hari, menunggu hingga tanggal 2 Oktober 1187 ataubertepatan dengan tanggal 27 Rajah 583 H. Tanggal itu merupakan tanggal saat Nabi Muhammad SAW melakukan mikraj (perjalanan menembus langit untuk bertemu Allah SWT) dari Masjid al-Aqsa yang terdapat di Yerusalem.

Di kota ini, Salahuddin lagi-lagi menampilkan sikap yang adil dan bijaksana. Masjid al-Aqsa dan Kubah Batu (Dome of Rock) yang sempat dijadikan markas Ordo Templar dan gereja kristen, segera dibersihkan. Namun demikian, Gereja Makam Suci tetap dibuka dan ia tetap mempersilahkan umat kristen untuk melakukan ibadah dan aktifitas di situ. Demikian juga – kaum Yahudi tetap dipersilahkan beribadah dan melakukan aktifitas sewajarnya. Kebijakan ini sempat menerima tentangan dari pendukung-pendukungnya. Namun Salahuddin berujar, “Muslim yang bails harus memuliakan tempat ibadah agama lain!”


Kompleks pemakamannya terletak di sebuah masjid Ummayad di sebelah Utara masjid Agung Damaskus

Salahuddin sendiri tidak tinggal di istana megah. Ia justru tinggal di masjid kecil bernama Al-Khanagah di Via (jalan Do-lorossa, dekat Gereja Makam Suci. Kantornya terdiri dari dua ruangan berpene¬rangan minim yang luasnya nyaris talc mampu menampung 6 orang yang duduk berkeliling. Salahuddin sangat menghindari korupsi yang wring menghinggapi pars raja pemenang perang.

Setelah Salahuddin kembali menguasai Yerusalem, maka kota suci dari tiga agama (Yahudi, Kristen dan Islam) ini tidak berpindah tangan dari penguasa muslim hingga abed ke-20, Setelah Perang Dunia I, ketika daerah Palestina dikuasai Inggris dan akhirnya diserahkan pada kaum Yahudi untuk dibentuk negara Israel.

Salahuddin juga berhasil mempertahankan Yerusalem dari serbuan prajurit kristen pimpinan Richard “Si Hati Singa“. Richard mengepung Yerusalem dua kali, yaitu bulan Desember 1191 dan bulan Juni 1192. Namun Salahuddin mampu membuat Richard frustasi dan akhirnya kembali ke Eropa tanpa pernah menyentuh tanah Yerusalem.

Salahuddin meninggal pada 4 Maret 1193 di Damaskus. Para pengurus jenazahnya sempat terperangah karena ternyata Salahuddin tidak mempunyai harta. Ia hanya mempunyai selembar kain kafan lusuh yang selalu dibawanya dalam setiap perjalanan dan uang senilai 66 dirham Nasirian (mata uang Suriah waktu itu) di dalam kotak besinya. Untuk mengurus penguburan panglima alim tersebut, mereka harus berhutang terlebih dahulu.

http://sejarahperang.com/2008/07/15/salahuddin-al-ayubi/