Showing posts with label Kumpulan Artikel. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Artikel. Show all posts

Tuesday, December 13, 2011

Landasan Ilmu Pendidikan



    Landasan, istilah landasan mengandung arti sebagai alas, dasar atau tumpuan (kamus besar bahasa Indonesia, 1995:560). Istilah landasan dikenal pula sebagai fundasi. Mengacu pada pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa landasan adalah alas atau dasar pijakan dari sesuatu hal; suatu titik tumpu atau titik tolak dari suatu hal ; atau suatu fundasi tempat berdirinya sesuatu hal.

    Menurut sifat wujudnya dapat dibedakan dua jenis landasan yaitu : (1) landasan yang bersifat material, dan (2) landasan yang bersifat konseptual. Contoh landasan yang bersifat material antara lain berupa landasan pacu pesawat terbang dan fundasi bangunan gedung. Adapun contoh landasan yang bersifat konseptual antara lain berupa dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila dan UUD RI Tahun 1945; landasan pendidikan, dsb.

    Landasan yang bersifat konseptual identik dengan asumsi, yaitu suatu gagasan, kepercayaan, prinsip, pendapat atau pernyataan yang sudah dianggap benar, yang dijadikan titik tolak dalam rangka berpikir (melakukan suatu studi) dan/atau dalam rangka bertindak. (melakukan suatu praktek).

   Landasan pendidikan. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa landaan pendidikan adalah seperangkat asumsi yang dijadikan titik tolak dalam rangka pendidikan. Sebagaimana telah kita pahami, dalam pendidikan mesti terdapat momen studi pendidikan dan momen praktek pendidikan.

Pendidikan dapat diartikan dari berbagai sudut pandang yaitu:
  • Pendidikan berwujud sebagai suatu sistem
   Pendidikan dipandang sebagai keseluruhan gagasan terpadu yang mengatur usaha-usaha sadar untuk membina seseorang mencapai harkat kemanusiaannya secara utuh.
  • Pendidikan berwujud sebagai suatu proses
  Pendidikan dipandang sebagai pelaksana usaha-usaha untuk mencapai tujuan tertentu dalam rangka mencapai harkat kemanusiaannya secara utuh.
  • Pendidikan berwujud sebagai hasil
   Pendidikan dipandang sebagai sesuatu yang telah dicapai atau dimiliki seseorang setelah proses pendidikan berlangsung.

LANDASAN ILMU PENDIDIKAN 

1. Landasan filosofis Ilmu Pendidikan
   Landasan filosofis sebagai salah satu fondasi dalam pelaksanaan pendidikan berhubungan dengan sistem nilai. Sistem nilai merupakan pandangan seseorang tentang “sesuatu” yang berkaitan dengan arti kehidupan (pandangan hidup). Bagi bangsa Indonesia, pandangan hidupnya adalah Pancasila. Pancasila sebagai landasan filosofis pendidikan mempunyai makna:
  • Dalam merumuskan pendidikan harus dijiwai dan didasarkan pada Pancasila.
  • Sistem pendidikan nasional haruslah berlandaskan Pancasila.
  • Hakikat manusia haruslah diwujudkan melalui pendidikan, sehingga tercipta manusia Indonesia yang dicita-citakan Pancasila.
2.  Landasan sosiologis Ilmu Pendidikan
    Pendidikan tidak berlangsung dalam keadaan vakum sosial. Dari generasi ke generasi selalu mengalami perubahan. Perubahan-perubahan tersebut antara lain:

a.  perubahan teknologi
    Dampaknya:   
  • Individu memiliki keterampilan baru.
  • Sekolah dituntut agar lulusannya dapat menyesuaikan perkembangan jaman.
  • Sekolah mulai menggunakan media pembelajaran yang lebih canggih.
b.  perubahan demografi (pertambahan jumlah penduduk)
    Dampaknya: 
  • Pengembangan kebijaksanaan pendidikan.
  • Pembatasan secara ketat penerimaan siswa baru.
  • Tidak seimbangnya pertambahan penduduk dengan fasilitas pendidikan.
c.  urbanisasi dan sub-urbanisasi
    Dampaknya:
  • Sekolah bertanggungjawab atas penyesuaian diri terhadap penduduk kota.
  • Sekolah berperan dan membantu mekanisme kontrol sosial di masyarakat.
  • Sekolah mempersiapkan lulusannya untuk dapat hidup di kota.
d.  perubahan politik masyarakat, bangsa dan negara
    Dampaknya:
  • Meningkatnya keterlibatan pemerintahan di dalam kegiatan anggota masyarakat.
  • Berkembangnya saling ketergantungan antar pemerintahan negara.
3.  Landasan kultural Ilmu Pendidikan
   Pendidikan dapat dikonsepkan sebagai proses budaya manusia. Kegiatannya dapat berwujud sebagai upaya yang dipikirkan, dirasakan, dan dikehendaki manusia. Pada hakikatnya manusia sebagai mahkluk budaya dapat menyesuaikan diri dengan kebudayaan setempat. Salah satu cara untuk memelihara kebudayaan adalah melalui pengajaran. Jadi pendidikan dapat berfungsi sebagai penyampai, pelestari, dan pengembang kebudayaan.


4.  Landasan psikologis Ilmu Pendidikan
   Psikologi sebagai ilmu bantu yang mendasari pelaksanaan pendidikan berorientasi pada tiga hal yaitu:
-    hakikat siswa
-    proses belajar
-    peranan guru
Karena guru merupakan sentral pengendalian proses belajar-mengajar, maka dalam penyampaian pesan, guru harus mampu mendasarkan pada:
-    perbedaan individu siswa
-    prinsip-prinsip belajar
    Dalam kehidupannya, manusia selalu terlibat dalam kegiatan belajar. Teori belajar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
a.    Teori Disiplin Mental
  • Belajar sebagai usaha melatih dan mendisiplinkan daya pikir (disiplin mental).
  • Memberikan peluang kepada anak didik untuk berkembang sesuai kehendak Tuhan (aktualisasi).
  • Mengasosiasikan  ide baru dengan ide lama yang telah terdapat dalam jiwa kita (appersepsi).
b.  Rumpun Behaviorisme
  • perubahan tingkah laku yang dapat diamati yang dapat terjadi melalui stimulus dan respons yang dihubungkan dengan prinsip mekanis (Conditioning S-R)
  • Conditioning tanpa reinforcement
  • Conditioning melalui reinforcement
c.  Rumpun Gestalt-Medan
  • keseluruhan lebih bermakna daripada bagian-bagian (teori Insight)
  • pemahaman bertujuan (Goal-Insight)
  • Medan-Kognitif
  Yang harus diperhatikan demi keberhasilan kegiatan belajar adalah:
    - stimulus belajar
    - perhatian siswa
    - keaktifan siswa
    - penguatan dan umpan balik

5.  Landasan ilmiah dan teknologis Ilmu Pendidikan
    Salah satu misi pendidikan adalah membekali peserta didik agar dapat mengembangkan iptek. Hubungan antara pendidikan dan iptek adalah saling timbal balik, yaitu:
  •  Kemajuan pendidikan diarahkan untuk kemajuan iptek
  • Perkembangan iptek akan berpengaruh pada perkembangan pendidikan

LANDASAN PENDIDIKAN NASIONAL DI INDONESIA
  • Landasan Ideal: Pancasila
  • Landasan Konstitusional: UUD 1945
  • Landasan Operasional: GBHN dan UUSPN (yang sekarang UU No. 20 Tahun 2003)

ASAS-ASAS PELAKSANAAN PENDIDIKAN NASIONAL DI INDONESIA
Pendidikan nasional dilaksanakan dengan memperhatikan asas-asas:
  1. Asas semesta, menyeluruh dan terpadu
  2. Asas pendidikan seumur hidup
  3. Asas tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah
  4. Asas pendidikan berlangsung dalam lingkungan rumah tangga, sekolah dan masyarakat
  5. Asas keselarasan dan keterpaduan dengan Ketahanan Nasional dan Wawasan Nusantara
  6. Asas Bhineka Tunggal Ika
  7. Asas keselarasan, keserasian dan keseimbangan
  8. Asas manfaat, adil, dan merata
  9. Asas ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karso, tut wuri handayani
  10. Asas mobilitas, efisiensi, dan efektivitas
  11. Asas kepastian hukum






Tuesday, November 29, 2011

Keajaiban Dunia Versi New7Wonder Of Nature

Berikut ini adalah vote sementara keajaiban dunia versi New7wonder :

  • Sungai Amazon

      Sungai Amazon (bahasa Spanyol: Río Amazonas, bahasa Portugis: Rio Amazonas) adalah sungai di Amerika Selatan yang merupakan sungai terpanjang kedua di dunia – Sungai Nil di Afrika merupakan yang terpanjang. Sungai Amazon memiliki total aliran terbesar dari sungai manapun, membawa lebih dari Sungai Mississippi, Nil, dan Yangtze digabungkan. Amazon juga memiliki sistem peraliran terbesar dari seluruh sistem sungai. Meskipun Nil sungai terpanjang, namun Amazon bisa dianggap "terkuat" (dilihat dari jumlah air yang mengalir per detik).
  •  Bu Tinah Island


      Bu Tinah adalah sebuah kepulauan kecil di tengah formasi karang dan padang lamun yang luas sekitar 25 km sebelah selatan Zirku dan 35 utara Marawah di Uni Emirat Arab adalah sebagai tak terganggu oleh manusia dan dilindungi sebagai mana pulau di perairan Abu Dhabi . sebagai cagar alam pribadi.

       Bu Tinah Pulau, kaya keanekaragaman hayati, terletak di dalam Marine Marawah Biosphere Reserve dengan wilayah lebih dari 4.000 km persegi. Cadangan Biosphere adalah wilayah pertama dan terbesar yang ditunjuk UNESCO-cadangan biosfer laut. Tertutup bagi pengunjung, perikanan dan pengumpulan telur penyu (dilarang di Pulau Bu Tinah), larangan yang diberlakukan oleh patroli.
  • Dead Sea ( laut Mati )

           
          Dead Sea (Laut Mati ) Laut ini adalah elevasi terendah di permukaan bumi di tanah kering, garis permukaan dan pantai berjarak 422 meter (1.385 kaki) di bawah permukaan laut. Di perbatasan Yordania dan Israel, jalan di sekitar Laut Mati juga menjadi jalan paling rendah di Bumi. Terkenal karena salinitas (lebih kuat sepuluh kali dari Laut Mediterania) dan karena kandungan garam yang ekstrem, tidak ada makhluk yang dapat bertahan hidup di laut itu.
  • Greet Barrie Reef

           Karang Penghalang Besar (Bahasa Inggris: Great Barrier Reef) adalah kumpulan terumbu karang terbesar dunia yang terdiri dari kurang lebih 3.000 karang dan 900 pulau, yang membentang sepanjang 2.600 km. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).

       Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral (coral polyp). KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981.

  • Iguazu Falls ( Brazil )

  • Ha Long Bay ( Vietnam )

  • Jeita Grotto ( Libanon )
  • Jeju Island ( Korea Selatan )
  • Klimanjaro ( Tanzania )
         Kilimanjaro (bahasa Swahili: kilima, gunung; njaro, bercahaya) atau dulu disebut Kaiser-Wilhelm-Spitze adalah gunung di timur laut Tanzania. Gunung ini adalah gunung tertinggi di dunia yang berdiri bebas, tingginya 4.600 m bila diukur dari kaki gunung.

          Puncak Kilimanjaro sekaligus merupakan puncak tertinggi di Afrika, dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut. Gunung ini juga disebut Kilima Dscharo atau Oldoinyo Oibor yang berarti gunung putih dalam bahasa Masai.

         Kilimanjaro adalah gunung api strato raksasa yang sekarang tidak aktif, namun memiliki fumarol yang mengeluarkan gas di kawah yang terletak di puncak utama Kibo. Di Tanzania, puncak Kibo dikenal sebagai Puncak Uhuru. Di tahun 2003, vulkanolog Jerman bernama Volker Lorenz memperkirakan magma cair terdapat di bawah permukaan kawah pada kedalaman 121,9 m (400 kaki)

  • Komodo ( Indonesia )
       Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat Ora.
Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.
        Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, didirikan untuk melindungi mereka.

Saturday, November 26, 2011

Perilaku Terpuji

PERILAKU TERPUJI

Pengertian
Husnuzzan adalah sikap terpuji yang artinya berbaik sangka. Orang yang selalu berbaik sangka akan mendapatkan ketenangan / kebahagian hidup. Lawan dari Husnuzzan adalah Su’uzzhan yang artinya berburuk sangka. Kita harus berbaik sangka kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia. Karena apapun yang ditakdirkan Allah SWT merupakan suatu yang terbaik bagi kita baik itu nikmat maupun musibah.

Contoh perilaku Husnuzzan :

1.    Husnuzzan Terhadap Allah SWT
       Maksudnya adalah Allah SWT memberikan sesuatu kepada kita petunjuk / hidayah adalah hasil dari perbuatan yang baik / shaleh sedangkan kemaksiatan / dhulalah adalah buah amal perbuatan buruk.
Firman Allah SWT :
Artinya :
“ dan orang – orang yang mau menerima petunjuk, Allah SWT menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketaqwaannya” (QS. Muhammad 17)”

       Orang yang mempunyai sifat Husnuzan akan terhindar dari penyakit hati seperti : iri, hasad, dengki, dan ria. Rasulullah sendiri bersikap dan ber-akhlakul mahmudah (akhlak mulia) sepanjang hidupnya. Sehingga belian pernah memberikan penghargaan tersendiri kepada pengikutnya yang berakhlak baik. Misalnya, suatu ketika Rasulullah diberitahu bahwa seorang perempuan bernama Fulanah rajin, shalat, dan sedekah, tetapi suka menyakiti tetangga dengan mulutnya. Apa kata Rasulullah ? “ Dia (Fulanah) akan masuk neraka.” Kemudian sahabat itu juga menunjukkan seorang lagi yang sedikit shalat dan puasanya, jarang shalat, kecuali yang fardu saja, tetapi dia tidak menyakiti tetangganya. Apa kata Rasulullah ? “ Dia akan masuk surga.”
       Diantara akhlak terpuji yang dicontohkan Rasulullah ialah bahwa dia memiliki sifat sabar dalam kehidupannya. Sabar artinya orang yang mampu menahan diri atau mampu mengendalikan nafsu amarah. Sabar juga sering disebut dengan kemampuan seseorang dalam menahan emosi.
       Sebenarnya orang yang sabar adalah orang yang keras, yaitu keras dalam menahan nafsu amarah.

Artinya : “ Bukan urusan kekuatan seseorang itu dengan bergulat, tetapi orang yang kuat ialah orang yang menahan hawa nafsunya pada waktu marah. (HR. Muttafaq Alaih).

       Orang yang sabar bila menerima musibah, ia akan mampu mengendalikan perasaannya. Sehingga ia tidak hanyut dalam kesedihan yang berkepanjangan. Apalagi jika seseorang itu menyadari segala musibah dan cobaan itu datangnya dari Allah juga.
       Hidup di dunia tidak luput dari cobaan. Cobaan itu bisa berupa kesenangan dan kesusahan, sehat dan sakit, serta suka dan duka. Adakalanya hal itu dialami diri sendiri, keluarga, sahabat dan sebagainya
       Apa yang dialami manusia datangnya dari Allah SWT dan merupakan ujian hidup. Berbagai macam persoalan yang dihadapi dalam hidup ini akan menambah keimanan kita apabila kita ikhlas menerimanya. Allah SWT menggambarkan dalam Al-Qur’an berbagai macam cobaan yang akan dialami manusia serta bagaimana seharusnya sikap manusia dalam menerima cobaan tersebut.
   
“ Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita yang gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “ Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. “  (QS. Al-Baqarah : 155 – 156)

Cara Membiasakan Sabar
a.    Zikrullah (Mengingat Alla)
       Firman Allah dam Surah Ar-Ra’d ayat 28 menjelaskan sebagai berikut :

       الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“ (Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati akan tentram.” (QS. Ar-Ra’d : 28)
   
        Zikir bisa melalui pengucapan lisan dengan memperbanyak menyebut asma Allah. Tetapi, zikir bisa dilakukan dengan tindakan merenung dan memperhatikan kejadian sekeliling kita dengan tujuan menarik hikmah. Sehingga akhirnya sadar bahwa segala sesuatu itu datangnya dari Allah juga. Orang yang sabar selalu mengingat Allah dan menyebut asma Allah apabila menghadapi kesulitan atau musibah.

b.    Mengendalikan Emosi
Agar seseorang bisa berbuat sabar, maka harus berlatih mengendalikan emosi. Ada beberapa cara bisa dilakukan dalam melatih mengendalikan nafsu atau emosi ini, antara lain : 
  1. Melatih serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an, salat, puasa, dan ibadah lainnya. Seseorang tidak akan terus melampiaskan berang atau kemarahannya apabila ayat suci Al-Qur’an di baca. Oleh karena itu, bukan hal yang aneh bila bacaan ayat suci Al-Qur’an bisa digunakan untuk melerai orang yang bertikai. Demikian pula Rasulullah SAW memberikan resep dalam memendam amarah. “ Berwudhulah” demikian anjuran Rasulullah SAW.
  2. Menghindari kebiasan-kebiasan yang dilarang agama. Orang yang mampu menghindarkan diri dari kebiasan yang dilarang agama, akan membuat kehidupan terbiasa dengan hal-hal yang baik dan tidak mudah melakukan perbuatan yang keji, misalnya berjudi, minum-minuman keras, berkelahi, mengeluarkan kata-kata kotor, menyebar fitnah, dan masih banyak lagi.
  3. Memilih lingkungan pergaulan yang baik. Agar bisa menjadi manusia yang bersifat sabar, maka bisa diperoleh dengan memasuki lingkungan pergaulan yang baik. Memilih teman yang memiliki akhlak yang baik, yang cinta akan kebenaran, kebaikan, dan keadilan.

2.    Husnuzzan Terhadap Sesama Manusia.
  • Kita harus berhusnuzan dan berfikir positif, karena belum tentu orang lain seburuk yang kita fikirkan.
  • Berbaik sangka dapat menyelamatkan hati dan hidup kita sebab hati tidak menyimpan kebencian.
  • Berbaik sangka dapat mengubah suatu keburukan menjadi kebaikan.
  • Husnuzan dan berfikir positif bisa membuat hidup kita bahagia.

Membiasakan perilaku Husnuzzan dalam kehidupan sehari – hari :
  • Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Orang yang memiliki keimanan kuat kepada Allah akan memiliki sikap Husnuzan. Oleh karena itu, kualitas keimanan harus selalu ditingkatkan dengan mempelajari Ilmu ketuhanan yaitu ilmu ma’arifat.
  • Maningkatkan kualitas dan kuantitas amal saleh. Kita harus meningkatkan kualitas amal saleh artinya kualitas dengan segala hal. Berawal dari niatnya dan selain kualitas kita juga harus meningkatkan kuantitas amal saleh.
  • Meningkatkan hubungan silaturahmi. Silaturahmi artinya menyambung kasih sayang, terhadap sesama yang tidak terjalin tanpa adanya interaksi maupun komunikasi.
  • Meningkatkan kualitas ilmu. Orang yang memiliki kualitas ilmu yang baik akan memiliki sifat yang bijaksana dan akan cenderung memikirkan kesalahan diri sendiri dan yang ditakutinya hanyalah Allah SWT.

3.    Gigih, Berinisiatif, dan Rela Berkorban
   1)    Gigih
       Gigih berarti berkemampuan dalam usah mencapai suatu cita-cita. Gigih sebagai salah satu dari akhlakul karimah (akhlakul mahmudah) sangat diperlukan dalam suatu usaha. Jika ingin mencapai hasil yang optimal, suatu usaha harus dilakukan secara gigih, dengan semangat yang tinggi, dan penuh kesungguhan hati. Seorang pelajaran harus gigih dalam belajar guna mencapai hasil yang optimal.
   2)    Berinisiatif
       Berinisiatif artinya senantiasa berbuat sesuatu yang sifatnya produktif. Berinisitaif menuntut sikap kerja keras dan etos kerja yang tinggi. Tentu tidak hanya kerja keras saja melainkan dengan ketekunan, ketelitian, penguasaan ilmu dan teknologi senantiasa mengefisienkan waktu dalam menyelesaikan permasalahan atau pekerjaan. Cara dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut di atas disebut produktivitas kerja. Senantiasa meningkatkan etos kerjanya untuk menghasilkan yang lebih baik.
   3)    Rela Berkorban
       a.    Makna Rela Berkorban dalam Kehidupan Masyarakat
          1)    Pengertian rela berkorban
      Rela berarti sedia ikhlas hati, tidak mengharapkan imbalan atau dengan kemauan sendiri. Berkorban berarti memberikan sesuatu yang dimliki sekalipun menimbulkan penderitaan bagi dirinya sendiri. Rela berkorban dalam kehidupan bermasyarakat bersedia dan ikhlas memberikan sesuatu (tenaga, harta, pemikiran) untuk kepentingan orang lain dan masyarakat. Walaupun dengan berkorban akan menimbulkan cobaan penderitaan bagi dirinya sendiri.
        2)    Pola keikhlasan berkorban dalam berbagai lingkungan kehidupan
   Setiap orang atau setiap individu mempunyai kepentingan sendiri sesuai dengan keperluannya. Jika setiap orang hanya mengejar kepentingan sendiri tanpa memperdulikan kepentingan orang lain, akan terjadi perselihan dan pertengkaran dalam kehidupan ini. Oleh karena itu, kita sebagai muslim yang memiliki kepribadian luhur, wajib mengendalikan diri dalam sikap dan perbuatannya demi kepentingan umum. Kepentingan umum atau masyarakat harus didahulukan daripada kepentingan pribadi atau individu. Disinilah perlunya kita memiliki keikhlasan berkorban demi kepentingan yang lebih luas. Kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
a)    Pola keikhlasan berkorban dalam lingkungan kehidupan keluarga, antara lain 
  1.  Orang tua memberikan biaya untuk sekolah anak-anaknya.
  2. Orang tua memelihara, mengasuh, dan membidik anak-anaknya dengan penuh kasih sayang.
b)    Pola keikhlasan berkorban dalam lingkungan kehidupan sekolah antara lain : 
  1. Para siswa memberikan sumbangan buku di perpustakaan sekolah.
  2. Para siswa dan guru mengumpulkan dana sukarela untuk meringankan warga yang tertimpa musibah banjir.
c)    Pola keikhasan berkorban dalam lingkungan kehidupan berbangsa dan bernegara, antara  lain :
  1. Para warga negara atau warga masyarakat membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti pajak kendaraan bermotor, pajak bumi dan bangunan.
  2. Warga masyarakat merelakan sebagian tanahnya untuk pembangunan irigasi dengan memperoleh ganti rugi yang layak.